Van Gaal Dianggap Sangat Boros Namun Minim Prestasi

Van Gaal Dianggap Sangat Boros Namun Minim Prestasi

Van Gaal Dianggap Sangat Boros Namun Minim Prestasi

Alasan Setan Merah menunjuk Louis van Gaal lebih banyak karena ingin membangun lagi sebuah tim yang benar-benar baru. Perombakan besar-besaran hingga saat ini sudah menghabiskan seperempat miliar poundsterling atau sekitar Rp 5,4 triliun.

Usai musim yang buruk bersama David Moyes, MU menunjuk Van Gaal sebagai manajer baru mereka musim panas 2014, tepatnya pada tanggal 16 Juli 2014, dia mulai bekerja di Old Trafford.

Saat itu salah satu misi Van Gaal adalah memperbaiki skuad usang MU peninggalan Fergie, yang cuma finis posisi ketujuh di musim sebelumnya dan gagal lolos ke kompetisi Eropa. Tak hanya itu, Van Gaal juga berjanji untuk mempromosikan para pemain binaan akademi ‘Setan Merah’.

Misi Van Gaal itu pun disokong finansial yang amat kuat dari MU, mengingat banyaknya sponsor yang masuk ke kas klub termasuk kerjasama dengan Chevrolet, yang bernilai lebih dari 50 juta pund per musimnya.

Nama-nama seperti Ander Herrera, Luke Shaw, Daley Blind, Marcos Rojo, Angel Di Maria, dan Radamel Falcao, datang di musim pertama Van Gaal menjadi manajer. Pembelian termahal adalah Di Maria yang menghabiskan dana sekitar 59,7 juta pound.

Sayangnya, belanja besar tersebut tak berujung trofi meski Van Gaal berhasil membawa MU finis empat besar dan kembali lolos ke Liga Champions, misi utama yang diembankan kepada Van Gaal.

Memang ada yang menilai miring soal kegagalan belanja besar Van Gaal tersebut, karena Falcao dan Di Maria justru flop, di mana keduanya dilepas musim panas ini.

Namun, di satu sisi, apa yang dilakukan Van Gaal sudah tepat karena kualitas skuat MU saat itu dapat dibilang kalah kelas dibanding Chelsea dan Manchester City.

Maka dari itu, butuh dana besar untuk membangun skuat yang baru dan kembali tampil kompetitif baik di Inggris maupun Eropa. Untuk itulah belanja besar kembali dilakukan oleh Van Gaal di musim panas ini.

Diawali Memphis Depay, MU kemudian mendatangkan Bastian Schweinsteiger, Matteo Darmian, Morgan Schneiderlin, Sergio Romero, dan ditutup Anthony Martial.

Kecuali Romero yang didapat cuma-cuma di mana Martial paling menguras kantong, yakni 36 juta pounds.

Ini artinya dalam tempo waktu 14 bulan, Van Gaal sudah mendatangkan 12 pemain dengan total pembelanjaan mencapai 254 juta pounds atau sekitar Rp 5,4 triliun.

Van Gaal Dianggap Sangat Boros Namun Minim Prestasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *