Tag Archives: Serie A

Presiden Madrid Sempat Incar Rudi Garcia

Presiden Madrid Sempat Incar Rudi Garcia

Presiden Madrid Sempat Incar Rudi GarciaPresiden Real Madrid yaitu Florentino Perez telah dikabarkan sangat kecewa sekali dengan kepemimpinan pelatih teamnya yaitu Rafael Benitez. Menurut berita yang telah beredar, Rafael Benitez memang bukan incaran awal bagi Florentino Perez. Florentino Perez memilih Rafael Benitez karena pilihan awalnya menolak untuk bergabung dengan Real Madrid.

Menurut berita yang beredar, Florentino Perez pernah mengincar perlatih AS Roma yaitu Rudi Garcia pada musim panas 2015 yang lalu. Rudi Garcia memang diisukan akan dipecat karena dinilai tidak mampu membawa AS Roma menjadi juara Serie A pada musim 2014-2015 yang lalu.

Seperti yang telah diberitakan dari Football-Espana, Florentino Perez sudah mengunjungi AS Roma pada musim panas 2015 yang lalu. Namun Rudi Garcia pelatih yang berasal dari Prancis tersebut memutuskan untuk bertahan di AS Roma karena mendapat kepercayaan dari jajaran Serigala Ibu Kota.

Baik Rafael Benitez maupun Rudi Garcia memang tidak memiliki rekor yang baik pada musim ini. mereka bahkan pernah di bantai oleh team yang sama, Barcelona. Real Madrid dibantai Barcelona dengan skor 4-0, sementara AS Roma dibantai dengan skor 6-1 oleh Lionel Messi dan kawan-kawan.

Meskipun begitu, kedua korban Barcelona tersebut akan bertemu di babak 16 besar Liga Champions musim 2015-2016 nantinya. AS Roma akan menjamu Real Madrid pada 18 Februari 2016 mendatang. Pertandingan kedua akan berlangsung pada 9 Maret 2016 di Santiago Bernabeu yang merupakan markas besar Real Madrid.

Saran Zanetti kepada Inter Milan

Saran Zanetti kepada Inter Milan

Saran Zanetti kepada Inter MilanLegenda salah satu raksasa Italia Inter Milan yaitu Javier Zanetti telah menilai bahwa team yang paling konsisten akan keluar sebagai juara Serie A pada musim ini. Dari 20 klub kontestan Serie A 2015-2016 nantinya, Javier Zanetti pria berpaspor Argentina itu telah meyakini bahwa Inter akan meraih scudetto di akhir musim ini.

Wakil Presiden La Beneamata yang merupakan julukan Inter Milan itu mengungkapkan klub yang pernah dibelanya tersebut akan mengalami perkembangan semenjak dilatih oleh mantan pelatih Manchester City yaitu Roberto Mancini. Karena itu dia, berharap Nerazzurri yang merupakan julukan Inter Milan akan mampu tampil konsisten untuk meraih scudetto.

“Pengetahuan kami berkembang dari setiap pertandingan. Pelatih Roberto Mancini melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa. Siapapun yang tampil konsisten di liga itulah juaranya. Saya berharap adalah Inter Milan,” ungkap Javier Zanetti seperti yang telah dikutip dari Football Italia pada Jumat (4/12/2015).

Inter Milan mengalami kekalahan dari Napoli dengan skor akhir 1-2 pada Selasa 1 Desemeber 2015 dini hari WIB. Kekalahan itu membuat  posisi puncak mereka direbut Napoli. Terkait menurunnya performa Mauro Icardi pada akhir-akhir ini, Javier Zanetti akan tetap percaya dengan kemampuan pengoleksi empat gol bagi Inter Milan pada musim ini tersebut.

“Dia bisa menjadi contoh yang penting. Sebab, dia adalah kapten team. Apabila dia kembali mencetak gol tak ada yang bisa menghentikannya,” pungkas Javier Zanetti mantan pemain Banfield itu.

Juventus dan Milan Berebut Andrej Kramaric

Juventus dan Milan Berebut Andrej Kramaric

Juventus dan Milan Berebut Andrej KramaricMeskipun sudah memiliki banyak penyerang yang berkelas, klub raksasa Italia Juventus dan AC Milan tetap ingin mendatangkan penyerang yang baru pada bursa transfer Januari 2016 mendatang nantinya. Penyerang team nasional Kroasia yang bermain untuk salah satu klub papan tengah English Premier League Leicester City yang sedang naik daun yaitu Andrej Kramaric yang diperebutkan oleh kedua klub raksasa Serie A tersebut.

Seperti yang telah diberitakan dari Sportsmole pada Senin (30/11/2015), Juventus dan AC Milan sedang mencoba memanfaatkan kondisi yang dialami oleh Andrej Kramaric bersama dengan The Foxes yang merupakan julukan Leicester City. Bersama dengan Leicester City pada musim ini, Andrej Kramaric penyerang yang baru berusia 24 tahun tersebut hanya turun di lima pertandingan dan mengemas satu gol.

Meskipun minim penampilan dan gol tak membuat Juventus dan AC Milan menarik diri untuk medatangkannya. Dikarenakan sewaktu membela HNK Rijeka dalam kurun Juli hingga Desember 2014, Andrej Kramaric sanggup mengemas 21 gol dari 18 pertandingan di Liga Kroasia.

Produktivitas gol yang tinggi membuat Bianconeri yang merupakan julukan Juventus dan Rossoneri yang merupakan julukan AC Milan sangat tertarik sekali. Untuk mendapatkan pemegang sembilan caps bersama dengan team nasional Kroasia itu, setidaknya Juventus dan AC Milan harus mengeluarkan dana sebesar 5,6 juta pounds atau sekira Rp116 miliar rupiah untuk medatangkannya

Giovanni Trapattoni Komentari Duel Juve vs Milan

Giovanni Trapattoni Komentari Duel Juve vs Milan

Giovanni Trapattoni Komentari Duel Juve vs MilanPelatih legendaris yang berasal dari Italia yaitu Giovanni Trapattoni telah memberikan tanggapannya mengenai pertandingannya antara Juventus melawan AC Milan dalam lanjutan Serie A musim 2015-2016 ini pada Senin 23 November 2015 nantinya.

Giovanni Trapattoni pria yang telah berusia 76 tahun tersebut menilai bahwa duel antara The Old Lady yang merupakan julukan Juventus melawan Rossoneri yang merupakan julukan AC Milan layaknya pertandingan El Classico di Serie A. Maka dari itu, Giovanni Trapattoni sangat percaya jalannya pertandingan tersebut akan segera berlangsung sangat sengit sekali.

“Mereka merupakan dua team yang memiliki nilai-nilai penting dari segi teknis, yang sama-sama berdekatan di klasemen sementara Serie A. Tidak dapat diragukan lagi, pertandingan ini didefinisikan sebagai EL Clasico dari sepakbola Italia,” ungkap Giovanni Trapattoni seperti yang telah dilansir dari Tuttosport pada Kamis (19/11/2015).

“Dengan segala yang terjadi di dunia, mari berharap kekhawatiran itu tidak akan mempengaruhi para pemain di lapangan. Meskipun pun jelas ada sejumlah perbedaan antara kedua team dalam hal para pemain dan kualitas mereka, pertandingan ini terbuka akan segala kemungkinan hasil,” lanjut Giovanni Trapattoni.

“Kedua team telah menunjukkan kualitas mereka. Mereka yang bermain sangat modern dengan permainan yang menyerang. Dalam pandangan saya, pertandingan akhir pekan nanti akan berjalan sangat seimbang,” tuntas Giovanni Trapattoni mantan pelatih team nasional Italia tersebut.