Tag Archives: Rossoneri

Juventus dan Milan Berebut Andrej Kramaric

Juventus dan Milan Berebut Andrej Kramaric

Juventus dan Milan Berebut Andrej KramaricMeskipun sudah memiliki banyak penyerang yang berkelas, klub raksasa Italia Juventus dan AC Milan tetap ingin mendatangkan penyerang yang baru pada bursa transfer Januari 2016 mendatang nantinya. Penyerang team nasional Kroasia yang bermain untuk salah satu klub papan tengah English Premier League Leicester City yang sedang naik daun yaitu Andrej Kramaric yang diperebutkan oleh kedua klub raksasa Serie A tersebut.

Seperti yang telah diberitakan dari Sportsmole pada Senin (30/11/2015), Juventus dan AC Milan sedang mencoba memanfaatkan kondisi yang dialami oleh Andrej Kramaric bersama dengan The Foxes yang merupakan julukan Leicester City. Bersama dengan Leicester City pada musim ini, Andrej Kramaric penyerang yang baru berusia 24 tahun tersebut hanya turun di lima pertandingan dan mengemas satu gol.

Meskipun minim penampilan dan gol tak membuat Juventus dan AC Milan menarik diri untuk medatangkannya. Dikarenakan sewaktu membela HNK Rijeka dalam kurun Juli hingga Desember 2014, Andrej Kramaric sanggup mengemas 21 gol dari 18 pertandingan di Liga Kroasia.

Produktivitas gol yang tinggi membuat Bianconeri yang merupakan julukan Juventus dan Rossoneri yang merupakan julukan AC Milan sangat tertarik sekali. Untuk mendapatkan pemegang sembilan caps bersama dengan team nasional Kroasia itu, setidaknya Juventus dan AC Milan harus mengeluarkan dana sebesar 5,6 juta pounds atau sekira Rp116 miliar rupiah untuk medatangkannya

Rossoneri Catatkan Rekor Terburuk Secara Beruntun

Rossoneri Catatkan Rekor Terburuk Secara Beruntun

Rossoneri Catatkan Rekor Terburuk Secara Beruntun

AC Milan mencatatkan sebuah rekor saat mereka menghadapi Juventus. Sayangnya bukan rekor positif, melainkan rekor buruk terkait kekalahan beruntun Rossoneri dari lawan yang sama.

Menghadapi Juve di Juventus Stadium, Minggu (22/11) dinihari WIB, Milan tampil buruk sedari babak pertama. Opta mencatat mereka hanya mencatat 37,5 penguasaan bola, terburuk musim ini. Bahkan setelah 90 menit laga berlalu, Milan cuma menguasai 45,1 persen ball possesion.

Milan sendiri akhirnya harus takluk dengan skor 0-1 setelah Paulo Dybala menaklukkan Gianluigi Donarrumma di menit ke-66. Kekalahan pertama yang diderita Milan setelah tak terkalahkan di empat laga sebelumnya.

Alhasil mereka pun tertahan di posisi ketujuh dengan 20 poin, selisih satu angka dari Juve di posisi keenam.

Seperti dicatat Opta, Milan menorehkan rekor baru yang sayangnya buruk untuk mereka, yakni kalah di enam pertemuan beruntun dengan Juve di Serie A, yang dimulai sejak 21 April 2013. Milan saat itu kalah 0-1, yang berlanjut dengan skor 2-3, 0-2, 0-1, 1-3, dan terakhir 0-1. Kemenangan terakhir Milan atas Juve diraih tiga tahun lalu yakni pada 25 November 2012 dengan skor 1-0.

Soccerbase mencatat Juve masih unggul dengan 23 kemenangan berbanding 14 kemenangan di 58 pertemuan terakhir di level domestik. Sisa 14 laga berujung hasil imbang.

Honda Tidak Jadi ke Premier League

Honda Tidak Jadi ke Premier League

Honda Tidak Jadi ke Premier LeagueSalah satu gelandang yang didatangkan gratis dari CSKA Moscow ke salah satu klub raksasa Italia AC Milan yaitu Keisuke Honda sedianya jarang bermain di Rossoneri yang merupakan julukan AC Milan asuhan Sinisa Mihajlovic sehingga muncul spekulasi akan hengkang menuju English Premier League dan bermain dengan West Ham United.

The Hammers yang merupakan julukan West Ham United yang merupakan team asuhan Slaven Bilic sedang mengincarnya, untuk menambah kualitas lini tengah West Ham United pada bursa transfer musim dingin yang dibuka Januari 2016 nantinya. Terutama setelah Dimitri Payet yang mengalami cedera.

Namun sang pemain membantahnya. Keisuke Honda pria yang dijuluki Emperor Keisuke itu bersikukuh tidak akan meninggalkan AC Milan, kecuali manajemen memang tidak membutuhkannya lagi. Keisuke Honda ingin menunjukkan hasrat besarnya untuk kembali menempati posisi starter yang kerap dia dapat, pada saat AC Milan masih diasuh oleh Filippo Inzaghi pada musim lalu.

“Saya tidak akan meninggalkan AC Milan dengan keinginan saya sendiri. Saya datang ke AC Milan dengan determinasi yang tidak dapat diruntuhkan,” ungkap Keisuke Honda kepada Nikkan Sports pada Jumat (20/11/2015).

“Kecuali jika mereka memberitahu saya, saya tidak diinginkan di sini maka saya akan pergi. Saya jelas tidak akan menjadi pemain yang melarikan diri,” tegas Keisuke Honda pesepakbola yang berasal Jepang berusia 28 tahun, yang berposisi sebagai gelandang serang dan penyerang sayap kanan.

Giovanni Trapattoni Komentari Duel Juve vs Milan

Giovanni Trapattoni Komentari Duel Juve vs Milan

Giovanni Trapattoni Komentari Duel Juve vs MilanPelatih legendaris yang berasal dari Italia yaitu Giovanni Trapattoni telah memberikan tanggapannya mengenai pertandingannya antara Juventus melawan AC Milan dalam lanjutan Serie A musim 2015-2016 ini pada Senin 23 November 2015 nantinya.

Giovanni Trapattoni pria yang telah berusia 76 tahun tersebut menilai bahwa duel antara The Old Lady yang merupakan julukan Juventus melawan Rossoneri yang merupakan julukan AC Milan layaknya pertandingan El Classico di Serie A. Maka dari itu, Giovanni Trapattoni sangat percaya jalannya pertandingan tersebut akan segera berlangsung sangat sengit sekali.

“Mereka merupakan dua team yang memiliki nilai-nilai penting dari segi teknis, yang sama-sama berdekatan di klasemen sementara Serie A. Tidak dapat diragukan lagi, pertandingan ini didefinisikan sebagai EL Clasico dari sepakbola Italia,” ungkap Giovanni Trapattoni seperti yang telah dilansir dari Tuttosport pada Kamis (19/11/2015).

“Dengan segala yang terjadi di dunia, mari berharap kekhawatiran itu tidak akan mempengaruhi para pemain di lapangan. Meskipun pun jelas ada sejumlah perbedaan antara kedua team dalam hal para pemain dan kualitas mereka, pertandingan ini terbuka akan segala kemungkinan hasil,” lanjut Giovanni Trapattoni.

“Kedua team telah menunjukkan kualitas mereka. Mereka yang bermain sangat modern dengan permainan yang menyerang. Dalam pandangan saya, pertandingan akhir pekan nanti akan berjalan sangat seimbang,” tuntas Giovanni Trapattoni mantan pelatih team nasional Italia tersebut.