Tag Archives: Rafael Benítez

Benitez Dapat Dukungan Dari Zizou

Benitez Dapat Dukungan Dari Zizou

Benitez Dapat Dukungan Dari ZizouSalah satu legenda Real Madrid yaitu Zinedine Zidane telah memberikan dukungannya kepada pelatih mantan klubnya tersebut yakni Rafael Benitez. Zinedine Zidane pemilik julukan Zizou itu telah menilai bahwa Rafel Benitez sudah melakukan pekerjaan yang hebat bersama skuad Los Merengues yang merupakan julukan Real Madrid sejauh ini.

Seperti yang telah diketahui bahwa masa depan Rafael Benitez di skuad Real Madrid memang tidak jelas keberadaannya. Terlebih, hasil terakhir Real Madrid melawan Villarreal harus berkesudahan dengan kekalahan untuk kubu Los Blancos yang juga merupakan julukan Real Madrid.

Hasil itu pun membuat Real Madrid saat ini berjarak lima poin dengan pemimpin klasemen sementara La Liga musim 2015-2016 yaitu Barcelona. Melihat kondisi tersebut langsung saja mendapatkan tanggapan langsung dari Zidane beberapa pada saat lalu.

“Saya selalu memberikan dukungan kepada Rafael Benitez, karena dia sudah melakukan pekerjaan yang sangat hebat di Real Madrid sepanjang musim 2015-2016,” ucap Zidane seperti yang telah dilansir dari Goal pada Minggu (20/12/2015).

“Orang pertama yang bertanggung jawab atas penampilan sebuah klub adalah pelatih. Jadi wajar jika Anda kehilangan dua atau tiga pertandingan, maka akan muncul berbagai kritikan mengenai kinerja Anda,” lanjut pria berusia 43 tahun itu.

“Saya rasa Rafael Benitez hanya membutuhkan momentum untuk memberikan prestasi luar biasa di Real Madrid. Saya selalu percaya bahwa setiap pekerjaan yang dilakukannya di sini akan memberikan dampak positif,” tutup pelatih Madrid Castilla tersebut.

Presiden Madrid Sempat Incar Rudi Garcia

Presiden Madrid Sempat Incar Rudi Garcia

Presiden Madrid Sempat Incar Rudi GarciaPresiden Real Madrid yaitu Florentino Perez telah dikabarkan sangat kecewa sekali dengan kepemimpinan pelatih teamnya yaitu Rafael Benitez. Menurut berita yang telah beredar, Rafael Benitez memang bukan incaran awal bagi Florentino Perez. Florentino Perez memilih Rafael Benitez karena pilihan awalnya menolak untuk bergabung dengan Real Madrid.

Menurut berita yang beredar, Florentino Perez pernah mengincar perlatih AS Roma yaitu Rudi Garcia pada musim panas 2015 yang lalu. Rudi Garcia memang diisukan akan dipecat karena dinilai tidak mampu membawa AS Roma menjadi juara Serie A pada musim 2014-2015 yang lalu.

Seperti yang telah diberitakan dari Football-Espana, Florentino Perez sudah mengunjungi AS Roma pada musim panas 2015 yang lalu. Namun Rudi Garcia pelatih yang berasal dari Prancis tersebut memutuskan untuk bertahan di AS Roma karena mendapat kepercayaan dari jajaran Serigala Ibu Kota.

Baik Rafael Benitez maupun Rudi Garcia memang tidak memiliki rekor yang baik pada musim ini. mereka bahkan pernah di bantai oleh team yang sama, Barcelona. Real Madrid dibantai Barcelona dengan skor 4-0, sementara AS Roma dibantai dengan skor 6-1 oleh Lionel Messi dan kawan-kawan.

Meskipun begitu, kedua korban Barcelona tersebut akan bertemu di babak 16 besar Liga Champions musim 2015-2016 nantinya. AS Roma akan menjamu Real Madrid pada 18 Februari 2016 mendatang. Pertandingan kedua akan berlangsung pada 9 Maret 2016 di Santiago Bernabeu yang merupakan markas besar Real Madrid.

Juan Mata Rindu Dilatih Benitez

Juan Mata Rindu Dilatih Benitez

Juan Mata Rindu Dilatih Benitez

Gelandang kreatif milik salah satu klub raksasa English Premier League Manchester United yaitu Juan Mata telah membeberkan rasa rindunya terhadap gaya melatih yang dimiliki oleh pelatih baru Real Madrid yaitu Rafael Benitez. Bahkan, Juan Mata mantan pemain Valencia itu mengaku sangat rindu untuk melakukan kerja sama lagi dengan Rafael Benitez.

Seperti yang telah diketahui, Juan Mata dan Rafael Benitez memang sempat menjalin kerja sama pada saat kedua masih berada di skuad Chelsea. Bersama Rafael Benitez pelatih berusia 55 tahun tersebut, The Blues yang merupakan julukan Chelsea mampu memboyong gelar Europa League 2012-2013 yang lalu.

“Saya memiliki pengalaman fantastis bersama dengan Rafael Benitez. Pada saat itu, situasinya rumit (Rafeal Benitez menggantikan Roberto Di Matteo yang dipecat). Namun, kami mampu memenangkan Europa League dan dia melakukan tugasnya dengan sukses,” ungkap Juan Mata seperti yang telah dikutip dari Goal pada Rabu (18/11/2015).

“Pada level personal, dalam hal ini melihat angka-angka, statistik, laga, gol, dan assist yang saya buat, itu adalah musim terbaik saya. Itulah memori fantastis saya bersama dengan Rafael Benitez,” sambung Juan Mata pemain berusia 27 tahun tersebut.

“Semoga segalanya akan baik-baik saja untuknya. Ketika Real Madrid kalah, selalu ada reaksi hebat dan orang-orang mulai mencari kesalahan. Namun saya pikir, dia akan mampu mengatasinya dan akan mengulangi kesuksesannya bersama di sana,” imbuh Juan Mata.

Nacho : Tidak Ada Perpecahan Di Ruang Ganti The Real

Nacho : Tidak Ada Perpecahan Di Ruang Ganti The Real

Nacho : Tidak Ada Perpecahan Di Ruang Ganti The Real

José Ignacio Fernández Iglesias atau yang lebih sering dipanggil ‘Nacho’ pemain belakang Real Madrid, membantah adanya keretakan hubungan antar pemain dengan sang pelatih Rafael Benítez.

Madrid selisih 3 poin dibawah pemimpin klasemen La Liga dan sang pemegang gelar Barcelona, diikuti dengan kekalahan 3-2 saat melawan Sevilla minggu lalu dan sang pelatih asal Spanyol itu dikabarkan banyak mengkritik didalam ruang ganti Real Madrid.

Namun, bek Real Madrid ‘Nacho’ berusaha mengecilkan rumor kekacauan apapun yang terjadi didalam guna membangun kebersamaan hingga pertandingan melawan Barca nanti 21 November waktu setempat, dan mengatakan selalu ada ketegangan ditiap tim setelah terjadi kekalahan.

Ungkap pemain berusia 25 tahun itu, Real hanya baru saja mengalami kekalahan saat pertandingan terakhir dan semua hal yang aneh sebelumnya diungkit kembali. “Kami kalah satu pertandingan dan kami selama ini bertanding dengan baik-baik saja. Para pemain semua kompak dengan pelatih, dan kami semua baik bersama El Clasico.

Nacho juga menolak untuk mengkritik striker Cristiano Ronaldo setelah pemain asal Portugal itu gagal mencetak gol dalam dua kali berturut-turut pertandingan. Ronaldo telah gagal menyesuaikan image prestasi sesuai dengan ketenarannya mencetak gol yang luar biasa dalam beberapa pekan terakhir, tetapi rekan satu timnya menantikan peningkatan kembali dirinya.

Denis Cheryshev yang sempat dirumorkan akan meninggalkan Real Madrid di musim dingin mendatang, enggan memberikan konfirmasi mengenai rumor keretakan pemain dengan pelatihnya. Cheryshev sejak kembali dari masa peminjaman di Villarreal, pemain Rusia itu jarang mendapatkan kesempatan bermain di tim inti dari Rafael Benitez.

Hal itu lantas memancing spekulasi yang mengatakan ia bakal segera kembali angkat kaki dari Bernabeu. Liverpool sebelumnya sempat dikaitkan dengan Cheryshev di bursa transfer musim panas.

Mantan pelatih Real Madrid ‘Carlo Ancelotti’ pun pernah mengatakan bahwa kunci keberhasilan El Real musim kemarin terletak pada bagaimana para pemain bisa bekerja sama dengan baik sepanjang pertandingan. Selain itu, kebersamaan tim di ruang ganti juga tak bisa diabaikan begitu saja.

Ancelotti mengakui bahwa melatih Real Madrid adalah pekerjaan tersulit di dunia. “Jika manajer tidak jadi juara di Madrid, ia akan dipecat. Hal tersebut harus sudah dipersiapkan sang pelatih Real sebelum menerima pekerjaan mereka”.

Terkait kritikan yang sempat dilayangkan Benítez kepada salah satu pemain Real Madrid ‘Sergio Ramos‘, banyak juga kritikan terhadap sang pelatih tersebut. Tidak adanya gaya tertentu saat bermain Benítez tidak memiliki gaya yang jelas dalam permainan.

Serangan Real Madrid jika dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya musim ini lebih buruk, Rafael Benítez selalu melakukan perubahan selama pertandingan, itu yang membuat permainan pada awalnya lebih baik tetapi setelah adanya perubahan justru terlihat lebih buruk. Dan belum ada tanggapan Benítez atas kritikan tersebut.